Sedikit cerita pengalaman saya sendiri tentang hal ini banyak sekali. dulu ketika saya sebuah pesantren pernah merasakan suatu organisasi. ketika saya menjadi anggota saya terkadang melanggar disiplin dan peraturan yang di buat kaka kelas saya di sekolah. terkadang mereka pun marah dan bilang " hargain kita dong, kita ini disini cuma melaksanakan amanat dari pondok. suatu saat nanti kalian bakal ngerasain gimana capeknya jadi pengurus ". karna ketika saya mondok semuatepengurusnya itu dari santri kelas 3 SMA. terkadang saya berfikir enak sekali jadi pengurus bisa marah marah, mukul seenaknya dan kadang terlintas dalam pikiran saya ingin cepat cepat jadi pengurus.
Berjalannya waktu, saya pun akhirnya merasakan menjadi pengurus. awalnya saya senang menjadi pengurus bisa melakukan apa yang saya mau terhadap anggota saya. tetapi setelah beberapa bulan saya pun merasakan betapa kesalnya tidak di hargai anggota saya. mereka selalu melanggar tiap hari padahal saya hampir tiap hari memberikan nasihat kepada meraka, tetapi apa yang saya dapat cuma pelanggaran lagi, pelanggaran lagi.
Dan akhirnya saya pun sadar betapa pentingnya menghargai orang lain, dulu ketika saya menjadi anggota saya tidak pernah berfikir betapa susahnya menjadi pengurus saya cuma bisa melanggar dan melanggar.
Dari cerita diatas kita bisa mengambil hikmah bahwasannya menghargai itu sangat penting buat saya dan orang lain, karna kalau kita tidak bisa menghargai orang lain, suatu saat nanti pasti kita akan merasakan bagimana rasanya tidak pernah dihargai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar